"yaaaa yaaaa"
ciiiingggggg!!! sapa yang ngajak ngomong sih??!! ya tuhan gabisa tenang banget gue klo lagi mau posting.
"laaahhhh itu, ada 'you know'nya, kan normalnya itu kata harus merefer sama seseorang, atau minimal sesuatu, ya toh?"
heeemmm yaaa oke! itu 'you know' di kalimat diatas refer to myself, are we clear?
"i dont think so, mana ada orang nanya sama dirinya sendiri, gila itu namanya bos"
zzzzzzz, okeeee okeee!! gue ralat!
judul diatas sedikit banyak ngegambarin apa yang mau gue posting sekarang. i hate it when the situation on the title above happen. titik. period. over. naaahh ga ada lagi kata tanya yang harusnya merefer ke seseorang kan?
"heemmm ralat diterima, tapi karena secara ga langsung saya udah masuk ke postingan ini, jadinya terusin aja, gapapa toh"
okeeee okeeee,terserah!
sooooo, baru mendapatkan diri guedi sebuah situasi yang menurut gue sangat amat ga enak, situasi apa? yaa itu kaya judul yang diatas
ada orang yang jelas jelas kenapa kenapa, tapi begitu gue tanya dia dengan entengnya jawab "ga papa" its sucks you know
misalnya ada dua situasi kaya dibawah ini
1. gue punya pacar, pacar gue bete, dan mukanya yang tadinya secerah kate middleton di hari pernikahannya, berubah kaya uang gopean gambar monyet yang uda setengah abad ada di kantong celana jins yang ga pernah dicuci, kusut in instance. trus gue secara kasual dan tanpa dosa pasti nanya, kamu kenapa? lalu dia jawab "ehhh njing, nyet, bi, lo bikin gue bete aja deh, lo tuh ya bla...bla...bla..." dan tetep secara kasual tapi dengan sedikit rasa berdosa kali ini gue pasti memelas dan bilang "aduuu maaf yaaa, aku gatau klo kamu bla...bla...bla..." dan gue pasti melas sedemikian sampe bahkan barack obama klo ngeliat muka gue yang kaya gitu langsung dengan ikhlasnya beliin ferrari*ngarep. sampe itu pacar gueh maapin gue maksudnya.
dan situasi kedua
2. gue punya pacar, pacar gue bete, dan mukanya yang tadinya secerah kate middleton di hari pernikahannya, berubah kaya uang gopean gambar monyet yang uda setengah abad ada di kantong celana jins yang ga pernah dicuci, kusut in instance. trus gue secara kasual dan tanpa dosa pasti nanya, kamu kenapa? lalu dia jawab "engga gapapa kok"...
situasi mana yang bakal gue pilih?
"duaaa duaaaa, *teeettttttt, teeeeetttt, dua bos duaaa" dan entah darimana si kucing ini bisa punya buzzer macem di kuis kuis dangdut TPI, atau bisa disebut MNC tv sekarang, dan jadiin pertanyaan gue diatas semacem kuis gitu
ini bukan kuis kucing!!! dan pertanyaan selanjutnya, ngapain ada buzzer bgituan sgala di postingan gueh!!!! AAAAAAAAAA!!!!!
"wahhh iya iya maap, ini dapet suvenir dari kuis kuis internet bos hehehe"
auu terserah!! tapi yang jelas, gue lebih milih situasi pertama, kenapa? karena gue lebih pilih ada orang yang jujur tentang perasaannya dan bilang apa salah gue ato apa yang ngeganggu pikirannya walopun itu disampein pake cara kasar sekalipun, dibanding sama orang yang kalo ditanya kenapa, jawabnya malah dengan polos dan entengnya "Ga papa" padahal jelas klo dia kenapa kenapa, its some sort of hypocrite you know, and i hate those kind of thing
Don't Pretend that Everything Allright When Obviusly It Isn't
Tidak ada komentar:
Posting Komentar